Cicak vs Buaya, Siapa Lebih Baik?

BolehKomentar.com-gambar: Wikipedia. BAGI sebagian orang kontroversi pernyataan Komjen Susno Duaji tentang CICAK vs BUAYA, bukan hal yang penting. Itu hanya ulah media yang membesar-besarkannya. Namun bagi saya, pernyataan kabareskrim itu sangat prinsip. Bukankah apa yang diucapkan seseorang itu merupakan cerminan apa yang ada dalam pikirannya? Dan, bukankah apa yang ada dalam pikiran, secara langsung atau tidak langsung, mempengaruhi tindakan dan perilaku seseorang?

gambar-wikipedia

Meskipun Komjen Susno tidak menyebut secara tegas siapa CICAK dan siapa BUAYA, dari konteks saat pernyataan itu diucapkan jelas siapa yang dimaksud.
Di bawah ini pernyataan beliau yang terkesan arogan, seperti dikutip majalah TEMPO.

…Jika dibandingkan, ibaratnya, di sini BUAYA di situ CICAK, CICAK kok melawan BUAYA. Apakah BUAYA marah? Enggak cuma menyesal. CICAKnya masih bodoh saja. Kita itu yang memintarkan, tapi sekian tahun kok nggak pinter-pinter. Dikasih kekuatan kok malah mencari sesuatu yang nggak akan dapat apa-apa.

Pernyataan tersebut di atas sebagai tanggapan atas upaya penyadapan ponselnya yang dilakukan oleh suatu lembaga, dan adanya pernyataan dari KPK yang akan memeriksa seorang Petinggi Polri atas dugaan keterkaitannya dengan persoalan di bank Century.

Dalam suasana yang tidak mengenakkan ini, Jaksa Agung Hendarman Supandji malah makin menghangatkan suasana. Beliau menyatakan, bahwa kalau Kejaksaan Agung bekerja sama dengan Polisi, BUAYA bukan lagi BUAYA. tetapi GODZILLA! Sekali lagi, meskipun tidak dikatakan siapa cicaknya, semua orang tahu siapa yang dimaksud. KPK!

siapapun CICAK yang dimaksud oleh Hendarman dan Komjen Susno, dia tak perlu berkecil hati. CICAK bukanlah binatang yang nista.Justru dia adalah pemangsa nyamuk-nyamuk penghisap darah manusia dan yang menebar penyakit. Sebaliknya, BUAYA lazim dikaitkan dengan hal-hal yang tidak baik. kemunafikan dan perilaku amoral. Ingat istilah AIR MATA BUAYA atau BUAYA DARAT? Lalu GODZILLA? Dia digambarkan sebagai makhluk yang menyeramkan dan suka merusak!

Jadi sang CICAK tidak perlu sakit hati dan merasa inferior, karena mungkin dia lebih baik daripada BUAYA atau GODZILLA!

5 responses to “Cicak vs Buaya, Siapa Lebih Baik?

  1. Just For Laugh September 15, 2009 pukul 9:20 pm

    hahaha jd yang menang kayaknya cicak yah ini. nice…

  2. Saffa' September 17, 2009 pukul 11:22 pm

    aduh, mas kalo di tempat saya mah, selain cicak ada banyak lagi. Ada kadal, nyambek, tokek, dan sebangsanya deh…..

  3. anung Yusmar November 4, 2009 pukul 4:09 pm

    Segera saksikan Sinetron gaya baru tayang di semua tv Se- Indonesia
    Judul : SIAPA MENYUAP SIAPA DISUAP
    Sutradara : ANGGODO W
    Penulis : Anggodo W
    Pemain Utama : Anggodo W

    Sinetron ini sudah menyita ribuan pemirsa tv khususnya bapak-bapak
    sampai ibu-ibu marah karena telat nonton CInta Fitri.
    Saksikan segera kalo mau jadi saksi sekalian untuk dukung KPK

    …Dan produsernya siapa? Figurannya siapa?

  4. sangmane November 4, 2009 pukul 8:06 pm

    harusnya Susno itu segera ditangkap dan diadili. Sudah terbukti dari rekaman kok. Juga Kapolri harus rela mengundurkan diri. Supaya citra Polisi menjadi agak baik sedikit.

    Yang mau nangkap mungkin juga lagi bingung, masa mau nangkap diri sendiri juga!

  5. Ketek bau November 4, 2009 pukul 11:59 pm

    Dasar susno gak mau malu jadi semau-mau, mengundurkan diri jg gak mau, dipecat biar tau dasar buaya bau..!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s