yang menarik dari pernyataan susno duadji

Ada dua hal menarik dari pernyataan Kabareskrim POLRI, Komjen Susno Duadji, dalam sebuah tayangan berita TV senin kemarin. Satu mengarah pada superioritas POLRI, dan satu lagi mengungkap borok di tubuh POLRI. Celakanya yang disebut terakhir ini bukan hal yang baru, namun sudah sejak lama menjadi rahasia publik.

photo-detiknewsbolehkomentar.com | photo-detiknews Dalam pernyataan yang saya lihat pada siaran berita di sebuah stasiun TV swasta nasional senin malam tanggal 28 september 2009 kemarin, Komjen Susno Duadji kembali mengungkapkan kronologis operasi senyap yang diarahkan terhadapnya. Meskipun berulang kali beliau tak mau menyebut lembaga yang sedang mengincarnya, masyarakat yakin lembaga yang dimaksud adalah KPK.

Sebagai seorang perwira POLRI, tentu saja beliau tahu sedang menjadi target operasi. Namun bukannya melakukan klarifikasi, petinggi POLRI itu mengaku melakukan operasi kontra intelijen. Saya jadi ingat cerita seputar perang intelijen anara CIA cs vs KGB cs saat panas-panasnya perang dingin antara Amerika Serikat dan Uni Soviet. Sepanas itukah perang intelijen antara KPK dan Susno Duadji? mungkin tidak. Yang pasti beliau menganggap hal ini sebagai sebuah permainan untuk memintarkan yuniornya. Dilain pihak tentu saja kpk, kita sebut saja lembaga yang dimaksud susno adalah kpk, melakukan operasi ini dengan serius karena merasa punya alasan dan bukti awal yang kuat untuk ditindaklanjuti.

Tapi sebenarnya bukan hal tersebut di atas yang menggelitik hati saya. Melainkan ucapan Komjen Susno Duaji yang kurang lebih berbunyi seperti berikut ini:
-Bodoh kalau saya menerima suap di sebuah hotel. Akan lebih aman kalau melakukannya di kantor. Itu kalau memang saya mau melakukannya.-

Saya jadi ingat kejadian yang menimpa tetangga saya. Anaknya terlibat usaha pencurian bersama teman remajanya. Sebagai orang tua tentu saja mereka tak tega jika anaknya menjalani proses hukum sewajarnya. Mereka harus segera mencapai kesepakatan. Semakin lama deal tercapai, berarti mereka harus semakin dalam merogoh kantong. Lalu apakah kesepakatan itu dibuat di hotel atau tempat lain? Sama sekali tidak . Semua itu terjadi di KANTOR POLISI tempat anaknya ditahan!

Saya tak tahu, apakah ucapan kabareskrim tersebut karena kelepasan atau tidak. Yang pasti, kasak-kusuk atau kesepakatan busuk semacam itu tak mustahil banyak terjadi di dalam kantor sang Penehak Hukum. Satu hal lagi yang telah lama menjadi pengetahuan umum. Jika seorang pejabat POLRI, mulai dari tingkat rendah hingga di markas besarnya, masuk ke kantornya dan mendapatkan sebuah amplop polos berisi segepok uang, dia pasti tahu apa yang dapat atau harus dilakukan. jika dia mengambil uangnya, berarti dia harus menutup mata-telinga-mulut terhadap perilaku bejat anak buah atau rekan kerjanya.

2 responses to “yang menarik dari pernyataan susno duadji

  1. Iklan Gratis September 30, 2009 pukul 4:46 pm

    saat cicik dan buaya berseteru…
    ternyata tikusnya tertawa terbahak-bahak…
    berarti keuntungan berada dipihak tikus hehehe…
    selain bisa lebih leluasa memanfaatkan moment perseteruan ini,
    sang tikus pun bisa dengan leluasa menggerogoti uang rakyat…

    klo sudah begini, siapa yang jadi pemenangnya yah….
    apakah cicak? apakah buaya? atau justru malah sang tikus???

    semoga saja perseteruan ini segera berakhir…
    dan semoga saja masing2 pihak dapat bekerja sama dengan profesional…
    agar dapat membangun negara kita ini lebih maju….
    amin…
    Iklan Gratis

  2. sangmane November 4, 2009 pukul 8:32 pm

    Polisi jelas2 bersalah. Dia ini hars segera diberhentikan, diadili dan dipenjarakan. Bersama dengan rekan2 sesama Polisi yang sering bikin masyarakat resah dan gak tenang. Gak ada Polisi pasti tenang, ada polisi pasti gak tenang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s