SBY Di Ujung Tanduk?

foto detiknews

Mungkin judul di atas sangat berlebihan, tetapi sepertinya cukup baik untuk menggambar posisi Presiden SBY saat ini.

BOLEHKOMENTAR.COM, FOTO DETIKNEWS. Sejak dilantik sebagai RI-I untuk kedua kalinya, praktis kita jarang melihat senyum SBY pada penampilannya di TV. Yang terlihat adalah wajah Presiden yang nampak letih. Suatu hal yang sangat wajar karena banyaknya persoalan yang harus beliau hadapi di awal masa pemerintahannya. Dua di antaranya sangat menyita perhatian beliau, karena sudah menjadi kontroversi di muka publik.

Pertama, kasus Bibit dan Chandra, yang melibatkan tiga institusi penegak hukum, yaitu: POLRI, KEJAKSAAN dan KPK. Sebenarnya kasus ini adalah kasus hukum biasa, yang sewajarnya dapat diselesaikan secara hukum jika ketiga institusi itu dapat bekerja secara profesional. Namun karena adanya dugaan rekayasa kasus oleh POLRI dan makin menajamnya ketegangan di antara institusi dan individu yang terlibat, serta semakin panasnya pro-kontra di masyarakat yang dikhawatirkan berbagai pihak dapat mengarah ke keadaan chaos, Presiden SBY dipaksa, dan terpaksa, turun tangan.

Sementara hiruk pikuk kasus Bibit dan Chandra mulai mereda, dengan kemungkinan besar dihentikannya kasus, masalah kedua, yang sebenarnya merupakan kasus lama, mulai menyeruak mencari perhatian publik. KASUS BANK CENTURY.

Kasus tersebut di atas sangat mengganggu SBY bukan hanya karena melibatkan dua pembantu utamanya, Wapres Boediono dan Menkeu Sri Mulyani, namun juga menyeret PARTAI DEMOKRAT. Bahkan keterkaitan PARTAI DEMOKRAT dengan kasus BANK CENTURY berpotensi untuk menjatuhkan beliau dari kursi RI-I. Seperti rumor yang telah lama beredar, PARTAI DEMOKRAT diduga mendapat kucuran dana secara tidak sah dari dana recovery BANK CENTURY. Dan jika rumor ini benar-benar terjadi dan dapat dibuktikan, habislah SBY!

Jeffry Winters, seorang pengamat dari Nortwest University, dalam sebuah kesempatan menyatakan, jika dapat dibuktikan adanya kucuran dana dari BANK CENTURY ke PARTAI DEMOKRAT pada pemilu 2009 silam, berarti pemerintahan SBY tidak sah dan pemilu harus di ulang. Tentang SBY, lebih jauh pengarang buku DOSA DOSA ORDE BARU itu berpendapat, jika aliran dana tidak sah itu dapat dibuktikan, dan SBY tidak jatuh atau dapat bertahan sampai Juni 2010, dia akan bertahan selamanya, namun sebagai PRESIDEN YANG CACAT.

Terkait kasus BANK CENTURY pula, belakangan beberapa anggota DPR telah menggalang dukungan untuk menggulirkan HAK ANGKET, dan telah mengerucut pada satu kesepakatan untuk melakukannya. Tinggal tunggu waktu. Berbagai kemungkinan, dari yang terbaik sampai yang terburuk, bisa terjadi. Namun kita berharap, kemungkinan yang terbaiklah yang terjadi. Hendaknya semua pihak bersepakat, bahwa tak akan ada lagi HURU HARA POLITIK yang berujung pada kehancuran negeri tercinta ini. Semoga harapan ini tak berlebihan.

One response to “SBY Di Ujung Tanduk?

  1. Masto Desember 26, 2009 pukul 6:13 am

    Semua rakyat Indonesia cuma bisa berdoa dan berharap agar Indonesia tetap tegak berdiri, meskipun para petingginya harus tumbang !!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s