Bola Politik Itu Bundar

Banyak yang berharap RAPAT PARIPURNA DPR hari ini dapat berjalan lancar, dan para anggota dewan dapat BERMAIN CANTIK. Harapannya hari ini kita sudah dapat mengetahui keputusan akhir DPR tentang hasil pelaksanaan HAK ANGKET CENTURY.

Menurut informasi RAPAT PARIPURNA DPR yang akan dimulai jam 09.00 wib, hanya mengagendakan pembacaan pandangan akhir fraksi, yang menghasilkan dua opsi yang akan dipilih sebagai putusan akhir DPR. Dilanjutkan dengan penetapan opsi yang dipilih, yang kemungkinan besar dilakukan dengan VOTING, jika tak dapat dicapai kesepahaman diantara seluruh fraksi.

Sebuah agenda yang sangat jelas dan sederhana. Jika terpaksa harus votingpun sangat mudah, tinggal masing-masing fraksi atau anggota dewan secara perorangan memberikan suara, baik secara terbuka maupun tertutup, dihitung dan kita sudah dapat mengetahui opsi mana yang terpilih untuk ditetapkan sebagai keputusan DPR. SELESAI!

Tapi tunggu dulu! Sesuatu yang sangat sederhana seperti tersebut di ataspun, bisa menjadi sangat rumit dan memicu konflik di tangan anggota DPR, yang pernah diledek GUS DUR seperti anak TK. Lebih dari itu, BOLA POLITIK itu bundar dan mudah menggelinding atau digelindingkan kemana-mana. Suka-suka mereka yang berkepentingan!

Salah satu hal yang berpotensi menimbulkan perdebatan hari ini adalah MEKANISME PENGAMBILAN KEPUTUSAN yang akan digunakan. Kita berharap pimpinan rapat telah mengantisipasi hal ini, dengan mengadakan komunikasi dengan pimpinan fraksi, tentang MEKANISME PENGAMBILAN KEPUTUSAN yang akan digunakan. Sehingga tidak akan ada lagi berdebatan tentang masalah ini.

Sangat disayangkan jika belum ada kesepakatan tentang hal ini. Karena berdasarkan pengalaman hal ini sudah sering menjadi masalah yang sangat mengganggu setiap kali keputusan diambil, bahkan jika melalui VOTING yang seharusnya lebih mudah dan sederhana.

Sebenarnya tidak ada masalah jika terpaksa ada perdebatan soal itu. Tetapi menjadi sangat riskan kalau melihat temperamen banyak anggota dewan yang menjadi sangat-sangat emosional saat berdebat. Belum lagi hiruk pikuk hujan INTERUPSI yang terdengar seperti dengungan orang di pasar yang sesak. Semua minta bicara, semua minta perhatian, pada waktu yang sama. Tak heran jika pimpinan sidang menjadi bingung, dan tergelincir melakukan sesuatu yang justru mengobarkan bara.

Sekali lagi kita berharap, hari ini anggota dewan dapat bermain cantik, untuk membayar kekecewaan publik atas terjadinya kericuhan pada RAPAT PARIPURNA DPR kemarin.

UPDATE, 3 MARET 2010,11.20 WIB: Nampaknya para anggota dewan yang menghendaki rapat diselesaikan hari itu juga, sekarang ini tidak konsisten. Sudah lebih dari 1 jam, rapat belum memasuki agenda utamanya. Masih terjadi hujan interupsi yang kebanyakan masih mempersoalkan peristiwa kemarin, bukan substansi yang akan diputuskan hari ini. Nampaknya hujan interupsi masih akan terus berlanjut mungkin 2 atau 3 jam lagi, kalau pimpinan sidang terus memberi kesempatan.

One response to “Bola Politik Itu Bundar

  1. sahrulpabiccang Maret 3, 2010 pukul 10:37 am

    Assalamu alaekum wr.wb. Numpang baca bro.., liat liat ya n salam kenal..