Gayus Ditangkap Siapa Lagi Akan Terjerat?

foto detikcomBagi GAYUS sekarang ini, tidak ada peluang lain untuk menyelamatkan diri kecuali dengan bicara jujur mengungkap gurita pajak di bekas institusinya, DITJEN PAJAK, serta jejaring MARKUS dan MAFIA HUKUM di Kepolisian, Kejaksaan dan MA.

Mungkin ujung-ujungnya dia tetap dipenjara juga karena kasusnya. Namun setidak-tidaknya dia dianggap turut berjasa mengungkap kebusukan di institusi pajak dan penegak hukum.

Toh nantinya kemungkinan besar dia tidak akan sendirian di bui. 10 orang atasannya, yang terdiri dari 1 orang Direktur, 4 orang Kasubdit dan 5 orang Kepala Seksi, telah dinonaktifkan dan menjalani pemeriksaan internal. Bahkan kabar terakhir seorang atasan GAYUS telah ditahan polisi. Dari institusi POLRI sendiri Kompol Arafat telah dijadikan tersangka, dan AKP S sedang diperiksa. Sementara Brigjen Raja Erizman dan Brigjen Edmon Ilyas sedang diperiksa PROPAM, meskipun sayangnya pemeriksaan belum menyentuh aspek pidana umumnya Kabar terakhir KAPOLRI telah menonaktifkan Brigjen Ilyas dari jabatan KAPOLDA Lampung.

Sementara penelaahan kasus GAYUS juga terjadi di Kejagung dan MA meskipun belum ada hasil yang signifikan. Namun setidaknya sudah ada upaya untuk membongkar kemungkinan kasus suap pada pengadilan GAYUS.

Jika kita cermati, kasus GAYUS itu sangat unik, meskipun mungkin bukan satu-satunya. Pengungkapan kasus penggelapan pajak oleh seorang PNS rendahan, namun jumlahnya cukup besar hingga 28 M, yang kemungkinan besar akan menyeret beberapa atasannya ke pengadilan. Lebih hebatnya lagi dia juga mampu menarik orang dari institusi lain ke pusaran permainannya. Satu pertanyaan mendasar adalah SIAPA melibatkan SIAPA? Apakah GAYUS yang melibatkan atasannya agar aksinya aman, atau atasannya yang melibatkan GAYUS sebagai operator lapangan.

Tak penting mana yang benar, faktanya seperti pengakuan GAYUS, banyak orang seperti dirinya dan mereka bekerja dalam sebuah sindikasi mafia pajak yang bukan hanya melibatkan orang dalam, tetapi juga melibatkan orang luar.

Tak beda dengan mafia pajak di Ditjen Pajak, jejaring MARKUS di tubuh Kepolisian sudah pasti bukan operasi perseorangan, namun juga melibatkan banyak polisi dari berbagai tingkat jabatan dan pangkat. Baik yang terlibat secara langsung sebagai pelaku, maupun yang terlibat secara tidak langsung sebagai pelindung atau sebagai pihak yang menerima suap agar tidak bicara.

Kasus GAYUS yang mendapatkan sorotan publik dan supervisi dari Satgas Pemberantasan Mafia Hukum yang mendapat mandat langung dari Presiden, hendaknya dijadikan moment yang paling tepat untuk MEMBERSIHKAN tubuh Kepolisian, Ditjen Pajak, Kejaksaan dan MA, meskipun mungkin banyak yang harus dikorbankan. SANGGUPKAH?!

Foto dokumentasi detikcom

One response to “Gayus Ditangkap Siapa Lagi Akan Terjerat?

  1. Red April 1, 2010 pukul 4:48 pm

    yang gede-gedenya kok gak bisa ketangkap yah?

    EKO DETO: Yang gede banyak akal dan besar suapnya, mas!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s