Pengacara Kebal Hukum?

Pengacara Haposan Hutagalung, penasehat hukum GAYUS TAMBUNAN, minta ditangguhkan penahanannya. Sebagai pengacara, Haposan memiliki imunitas saat menjalankan tugas membela kliennya, dan tidak bisa dijadikan saksi atau tersangka.,/font>

Ketua DPC PERADI Jaktim Jhon SE Hutagalung, menyatakan sudah ada 47 advokat, dan masih ada seribuan lagi anggota PERADI, yang akan menjamin penangguhan penahanan Haposan.

Sebagai seorang yang awam soal hukum, apalagi dunia advokat, saya bertanya:
sejauh mana seorang advokat atau pengacara masih dapat dianggap sedang menjalankan tugas membela kliennya?
Apakah turut merekayasa kasus, melakukan penyuapan dan tindakan-tindakan lain di luar koridor hukum untuk membebaskan klien, masih bisa dianggap bagian tugas seorang advokat? Apakah berusaha mati-matian membebaskan klien yang telah mengaku bersalah kepadanya atau patut diduga bersalah juga merupakan tugas seorang pengacara?

Sejauh pemahaman saya, tugas seorang pengacara atau advokat adalah mendampingi dan menjadi kuasa hukum klien, memberikan nasehat dan pertimbangan hukum terhadap klien, serta memastikan kliennya menjalani proses hukum yang adil, manusiawi dan tetap di dalam koridor hukum yang ditetapkan Undang-Undang.

Jika menuruti logika, bahwa APA SAJA yang dilakukan seorang pengacara dalam rangka menjalankan pembelaan pada kliennya, tidak dapat dipermasalahkan atau dimintai pertanggung-jawaban hukum, kacau banget jadinya. Menurut logika itu pula, jika seorang polisi, jaksa dan hakim sedang menjalankan tugas dan dengan sengaja melakukan kesalahan atau pelanggaran hukum, juga tak dapat dimintai pertanggung-jawaban? Atau hanya dapat di gugat melalui sidang kode etik masing-masing organisasi?

Pertanyaan terakhir, jika ada seorang mempunyai masalah hukum datang kepada seorang pengacara, terus terang mengaku bersalah, dan minta diusahakan dengan cara apapun untuk dibebaskan atau diringankan hukumannya. Lantas si pengacara setuju dengan bayaran tertentu dan melakukan semua trik untuk membebaskan kliennya, tak peduli jika untuk tujuan tersebut harus mengutak-utik dan memanipulasi hukum. PENGACARA MACAM APA DIA?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s