Andai Gayus Bersikap Low Profil…

Bicara soal GAYUS TAMBUNAN, saya jadi ingat pada sebuah novel terjemahan yang pernah saya baca, tapi lupa judul dan pengarangnya. Konon di negerinya Paman Sam, seorang kriminal profesional harus mempunyai “usaha legal” untuk menyamarkan penghasilan yang diperoleh dari kejahatannya. Selain untuk menjelaskan gaya hidupnya yang mapan, juga untuk main kucing-kucingan dengan polisi yang tahu siapa dia dan apa pekerjaan sebenarnya, namun tak mempunyai bukti untuk menangkapnya.

foto detikcomNamun nampaknya hal ini tidak berlaku bagi GAYUS TAMBUNAN. Entah karena tak pernah menganggap dirinya sebagai seorang kriminal yang sedang diincar polisi atau karena memandang tidak perlu menyembunyikan penghasilan tidak sahnya, atau karena kebodohannya.

Seorang PNS golongan IIIA dengan gaji 12 jutaan per bulan, tanpa usaha sampingan legal yang menghasilkan banyak uang, tak merasa canggung untuk bergaya hidup layaknya seorang Milyader. Rumah mewah seharga 2 milyaran di kawasan elit, mobil mewah yang selalu berganti-ganti…Wow!

Satu lagi kebodohan GAYUS yang seharusnya tidak dilakukan oleh seorang pegawai pajak berpendidikan, atau karena keserakahan. Konon sebelumnya dia menyimpan uang hasil jarahannya di dalam almari di rumahnya. Syahdan karena tertarik dengan bunga yang bakal diterima jika dia menyimpan uangnya di bank, dia buka rekening di beberapa bank terkemuka. Hasilnya selain uangnya bertambah…aliran dananya terpantau oleh PPATK dan menimbulkan kecurigaan, yang menggiring sang milyader berurusan dengan hukum!

Seandainya GAYUS bersikap “LOW PROFIL” dan bisa menahan diri untuk tidak bermewah-mewah, sampai dia mempunyai alasan yang masuk akal untuk menjelaskan gaya hidupnya yang baru, mungkin dia dan keluarganya masih dapat leluasa bolak-balik Jakarta-Singapura sesering mereka suka. Dan tidak pulang ke Jakarta dengan dikawal polisi, tapi bukan untuk pulang ke rumah mewahnya.

Kalau kita perhatikan di sekeliling kita, mungkin kita akan menemukan GAYUS-GAYUS lain. Seorang PNS, Pejabat, Anggota DPR atau DPRD, Polisi, Jaksa, Hakim atau Anggota TNI, yang bergaya hidup jauh melampaui gaji yang dia terima. Seperti GAYUS pula mereka merasa tak perlu menyembunyikan semua itu, dan merasa nyaman meskipun mendapat pandangan sinis penuh rasa curiga dari teman, sejawat atau tetangganya.

Mungkin jika aturan tentang PEMBUKTIAN TERBALIK terhadap pegawai negeri, pejabat, anggota dewan dan aparat penegak hukum yang dianggap memiliki kekayaan melampui kemampuan dan kewajarannya, mereka akan lebih berhati-hati dan menahan diri.

Andai GAYUS bersikap LOW PROFIL……

Foto dokumentasi detikcom

One response to “Andai Gayus Bersikap Low Profil…

  1. romailprincipe April 3, 2010 pukul 12:13 am

    Saya tinggal di komplek Kejaksaan..
    jadi tulisan mas saya liat juga realitanya..hehe

    Btw IIIA masa 12 Juta?

    Eko Deto: itu yang saya baca di sebuah media. Mungkin salah ya, pak? Mungkin 1,2 jt atau ada kekhususan pada sistem penggajian di Ditjen Pajak? Yang pasti gaji GAYUS tak cukup untuk bermewah-mewah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s