Karena Susno Duadji Masih Polisi 2

foto detikcomHujan kritik dan hujatan mulai dituai POLRI paska penjemputan paksa Komjen Pol Susno Duadji petang kemarin 12 april 2010 dari bandara Soekarno-Hatta. Setelah kata-kata keras dari pengacaranya, Henry Yosodiningrat, dan Ketua Komisi III DPR, sekarang giliran KOMNAS HAM yang menyatakan penangkapan mantan KABARESKRIM tersebut merupakan pelanggaran HAM, karena tidak dilandasi alasan hukum yang kuat.

Kejadian ini boleh jadi akan semakin memperburuk hubungan antara Komjen Susno Duadji dengan INSTITUSI YANG BELIAU CINTAI, jika kedua belah pihak tidak segera bersepakat untuk mencairkan kebekuan hubungan dan menghentikan konflik di antara kedua belah pihak.

Komjen Pol Susno Duadji harus segera kembali menjadi Perwira Tinggi Polisi, dengan segala hak dan kewajibannya. Meskipun mungkin beliau merasa sakit hati karena telah di-NONJOB-kan, janganlah hal ini dijadikan alasan untuk bertindak seolah-olah beliau ini bukan POLISI AKTIF lagi, yang terikat dengan peraturan dan kode etik yang berlaku.

Beliau juga harus melakukan intropeksi diri, dan menjawab secara jujur, apakah benar tidak pernah melakukan pelanggaran peraturan dan kode etik seperti yang dituduhkan PROPAM? Beliau juga harus berbesar hati untuk bersedia menjalani pemeriksaan oleh PROPAM, dan tidak membuat alasan lagi untuk menghindarinya. Hal ini harus dijadikan target pertama yang harus diselesaikan, agar beliau dapat fokus kepada pekerjaan yang lebih besar, yaitu mengungkap jaringan MARKUS di tubuh POLRI secara tuntas.

Di lain pihak, MABES POLRI dan segenap jajarannya harus menerima kembali Komjen Pol Susno Duadji dengan kedua tangan terbuka. Kalaupun dulu pernah atau sekarang masih menganggap beliau sebagai ANAK NAKAL, hendaknya ditangani dengan cara-cara yang paling bijaksana, agar si ANAK NAKAL itu tidak berpaling dan lebih enjoy berada di luar.

Jika perlu masalah pelanggaran kode etik ini dikesampingkan dulu, dengan catatan Komjen Susno mau blak-blakan membantu Polisi untuk mengungkap kasus yang telah beliau buka ke publik. Jika POLRI tidak bisa mendudukkan kembali pada jabatan struktural tertentu, mungkin beliau dapat dijadikan STAF AHLI untuk membongkar jaringan MARKUS di institusi penegak hukum ini.

Jika KAPOLRI dan jajarannya serius untuk membersihkan institusi dari segala bentuk tindakan busuk oknum anggotanya, mereka harus memanfaatkan semaksimal mungkin KEBERANIAN dan PENGETAHUAN Susno Duadji tentang kasus yang sedang ditangani sertai kasus-kasus lain yang belum beliau ungkap.

Momentum yang tidak mengenakkan paska penangkapan Susno Duadji ini, hendaknya dapat jadikan titik balik bagi kedua belah pihak, Susno dan POLRI, untuk bekerja sama dan saling menghormati. Bukan malah berseteru dan saling menjatuhkan.

Baca juga: Karena Susno Duadji Masih Polisi 1

Foto dokumentasi detikcom

One response to “Karena Susno Duadji Masih Polisi 2

  1. Pingback: Karena Susno Duadji Masih Polisi « suarabanget.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s