POLRI Bisa Terjebak Dalam Pola Permainan Susno Duadji

foto media indonesiaSetelah mengancam akan mengadakan sidang inabsentia, tanpa diduga Divisi PROPAM MABES POLRI menangkap Komjen Susno Duadji. Mantan KABARESKRIM tersebut dijemput paksa pada pukul 16:00 wib, di Bandara Soekarno-Hatta, konon saat beliau akan terbang ke Singapura untuk melakukan pemeriksaan kesehatan

Dari bandara, Komjen Susno Duadji langsung dibawa ke MABES POLRI untuk menjalani periksaan oleh Divisi PROPAM, terkait pelanggaran kode etik yang dilakukannya. Meskipun POLRI menyatakan mempunyai alasan untuk melakukan penangkapan ini, banyak pihak yang menyayangkan langkah ini.

Menurut KADIV HUMAS MABES POLRI Irjen Pol. Edward Aritonang, ada sekurang-kurangnya 4 pelanggaran yang dilakukan oleh Komjen Susno Duadji. Hadir sebagai saksi pada sidang mantan Ketua KPK Antasari Azhar dengan seragam lengkap tanpa izin pimpinan, menggelar konprensi pers yang dianggap memojokkan institusi, mangkir kerja selama dua bulan, dan terakhir pergi ke luar negeri tanpa izin dari pimpinan. Satu hal lagi yang mungkin membuat jengkel atasan dan menjadi alasan utama penangkapan ini, yaitu penolakan yang berulangkali dari pak Susno untuk menjalani pemeriksaan oleh Divisi PROPAM. Beliau lebih memilih berbicara di berbagai forum diskusi, Komisi III DPR dan Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, dari pada memenuhi panggilan PROPAM.

Namun demikian pengacara beliau, Henry Yosodiningrat dan Ketua Komisi III DPR Benny K. Harman, menyayangkan penangkapan Susno Duadji, dan menganggap langkah yang dilakukan POLRI sangat berlebihan untuk kasus pelanggaran kode etik. Lebih jauh pak Benny menyatakan bahwa penangkapan ini mencerminkan kepanikan dikalangan pimpinan POLRI, dan merupakan upaya untuk membungkam sang mantan KABARESKRIM.

Saya yakin beberapa hari kedepan, akan lebih banyak kritik dan hujatan, baik dari para pengamat dan tokoh serta masyarakat umum, mengarah ke POLRI. Suatu hal yang kontraproduktif di tengah-tengah upaya untuk memperbaiki citra, paska terbongkarnya perkara MARKUS pajak yang melibatkan beberapa anggotanya.

Sayapun lantas berpikir, penangkapan Susno Duadji, meskipun pada pukul 22:00 WIB telah dilepaskan, merupakan blunder yang dapat membuat POLRI masuk ke dalam pola permainan Susno Duadj yang politis banget, dan membuat institusi ini nampak seperti pecundang. Pahlawannya? Tak diragukan lagi, dia adalah SUSNO DUADJI.

Foto dokumentasi Media Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s