Jangan Surutkan Nyali KPK

SETELAH tertunda sekian lama, rencananya hari ini kamis 29 april 2010, KPK akan memeriksa Wapres Boedino dan Menkeu Sri Mulyani dalam perkara skandal Bank Century. Meskipun beberapa pihak sangat menyayangkan keputusan lembaga anti korupsi itu, yang akan memeriksa keduanya di kantor masing-masing.

Saya bisa memahami kekecewaan beberapa pihak yang menganggap KPK memberikan perlakuan kusus kepada kedua pejabat tinggi tersebut. Namun beginilah sikap kebanyakan orang-orang di negeri kita, yang masih memupuk budaya SUNGKAN jika harus menangani orang yang berkedudukkan tinggi, apa lagi yang mempunyai backing yang cukup kuat. Namun kita harus tetap mengapresiasi positif, langkah KPK, dan terus mendukung mereka agar dapat bekerja secara profesional dan independen.

Jangan buru-buru berkomentar sinis dan mematahkan nyali yang sedang berusaha ditumbuhkan.
Seperti komentar seorang penggiat PBHI yang menganggap KPK tak punya cukup nyali untuk memanggil Wapres dan Menkeu untuk diperiksa di kantor KPK, seperti yang lainnya. Menurut saya, meskipun mungkin apa yang mereka katakan benar, mestinya mereka dapat melakukan hal yang lebih bijaksana daripada sekedar mencerca. Kecuali mereka adalah sekedar LSM atau individu yang hanya bisa mencerca dan mengkritik, tapi pelit dalam memberikan solusi yang aplikatif. Lebih celaka lagi kalau mereka adalah LSM atau individu yang eksistensinya hanya bergantung pada seberapa beraninya mereka mencerca Pemerintah dan aparatnya.

Jika kita menganggap KPK kurang nyali, mari kita pikirkan bagaimana agar lembaga itu lebih bernyali. Lalu bagaimana caranya? Yah, bukankah mereka yang suka mengkritisi kinerja KPK itu bukan orang-orang bodoh yang cuma fasih berbicara keras? Mereka pasti dapat memikirkan caranya. Semua tergantung pada niat baik dan keikhlasan mereka, untuk memberdayakan KPK.

Apalagi kasus skandal Bank Century ini baru pada taraf penyelidikan. Kecuali jika sudah dinaikkan ke tingkat penyidikan dan berdasarkan hasil pemeriksaan status pak Boediono dan bu Sri Mulyani sudah harus dinaikkan menjadi tersangka, namun KPK masih belum mampu meningkatkan nyali…ya, mau apalagi? Mungkin kita semua telah berharap terlalu berlebihan terhadap lembaga superbody yang memiliki segudang kewenangan itu.

Namun tentu bukan itu yang kita harapkan. Karena, kepada siapa dan lembaga apa lagi kita berharap, korupsi di negeri tercinta ini dapat terkikis habis?

One response to “Jangan Surutkan Nyali KPK

  1. wiwikbasuki Mei 3, 2010 pukul 8:29 pm

    Dewi Keadilan kehilangan pedang, hanya pisau dapur yang dibawa, tajam ke ‘ bawah’, tumpul ke ‘atas’ !. Equality Before The Law !,” katanya rechtstaat ? ya harus Law Enforcement”. Teman FISIP berbisik : ” Hukum kan produk politik ? “, So ….. ?, ” yang ada menang – kalah, bukan benar – salah ….”.

    Ada yang sinis, hukum kita bak sarang laba-laba, hanya mampu njerat nyamuk dkk, klu tikus, gagak, beruang or Tiranosaurus Rex ?.

    Tom & Jerry tidak lagi main kejar-kejaran, denger2 udah pada ” akur “.

    Mahfud MD : ” Semua teori pemberantasan korupsi terbukti tumpul, satu yang belum dicoba : RACUN ! ”

    Bagaimana dgn Asas Pembuktian Terbalik ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s