Mangkirnya Susno Duadji

komjen susno-detikcomIBARAT menebar angin, Susno Duadji tahu, cepat atau lambat dirinya akan menuai badai. Beliau tahu hal itu akan terjadi, dan selalu menekankan tak ada yang dapat membuatnya takut. KALAU PERLU, NYAWAPUN AKAN AKU KORBANKAN. Demikian pernyataan beliau di depan anggota Komisi III DPR, yang dianggap meragukan keberanian beliau untuk mengungkap BOROK di tubuh institusi yang dicintainya sampai mendarah-daging.

Namun sekarang, ketika badai itu terlalu kencang mengarah, atau kalau menurut keyakinan mantan KABARESKRIM itu SENGAJA DIARAHKAN kepada dirinya, beliau merasa keder juga.

Setidak-tidaknya itu kesan yang mungkin ditangkap oleh orang-orang yang belum tersentuh oleh lingkar pesona sosok Susno Duadji, ketika mendengar berita mangkirnya Sang Peniup Peluit dari panggilan Tim Independen POLRI kemarin. Meskipun keganjilan surat panggilan penyidik independen yang dijadikan alasan kemangkirannya, namun orang lebih percaya adanya info A1 dari bekas anak buahnya, bahwa beliau akan segera dijadikan tersangka dan langsung ditahan, yang menjadi alasan utama kemangkirannya.

Mangkirnya Komjen Susno dari panggilan tim penyidik, bagi orang-orang tertentu di luar lingkar Susno Duadji, justru akan diapresiasi negatif, dan mensejajarkan beliau dengan para pesakitan yang suka ngeles dari panggilan penegak hukum, dengan beragam alasan klise.

Jika pak Susno yakin 1000 persen, dirinya tak dapat dijadikan tersangka seperti yang dikatakan pada saat jumpa pers untuk menjelaskan kemangkirannya dari panggilan tim penyidik, apalagi yang menakutkan beliau untuk datang? Soal kemungkinan adanya rekayasa untuk menjebloskannya ke tahanan, sebagai seorang mantan KABARESKRIM, mustahil beliau tak dapat mengantisipasinya. Dan sepertinya POLRI tak akan terlalu gegabah merekayasa kasus buat menahan sang peniup peluit, kecuali mempunyai bukti yang dapat dipertanggung-jawabkan.

Ibarat sudah terlanjur basah, seharusnya pak Susno jangan ragu untuk terjun sekalian dan mandi membersihkan diri. Jangan cuma mencelupkan kaki, lalu lari, mencelupkan tangan lalu kabur lagi. Kapan selesainya?

Kesannya sangat politis banget dan mengisaratkan ada tujuan tersembunyi yang dianggap jauh lebih penting daripada pengungkapan kasus yang telah dibukanya!

Foto dokumentasi detikcom

2 responses to “Mangkirnya Susno Duadji

  1. debodor Mei 9, 2010 pukul 10:40 am

    seharusnya pak susno mengamini panggilan POLRI kenapa harus takut jika beliau memang tidak bersalah,justru ini momen paling tepat untuk menunjukan pada publik bahwa niat beliau untuk membrantas mafia” di republik ini benar” serius.
    (thanks mas atas kunjungannya di tunggu kunjungan berikutnya jangan lupa kasih komentar)

  2. boyin Mei 10, 2010 pukul 10:12 am

    saya nunggu berita selanjutnya aja pak…salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s