Ancaman Susno Duadji Bla… Bla… Bla…

susno duadji-media indonesiaDALAM berbagai kesempatan Komjen Susno Duadji sering mengeluarkan pernyataan, kalau terlalu kasar ancaman disebut ancaman, untuk membonkar kasus lebih besar yang menebar aroma busuk di tubuh POLRI. Meskipun baru dua kasus yang dibuka, dan tragisnya kasus terakhir justru menyeret beliau sebagai tersangka.

Seperti yang sering beliau ungkapkan, dan diulang oleh Ari Yusuf Faisal, salah seorang pengacaranya, setelah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan: … sebagai seorang mantan Wakil Ketua PPATK, Susno Duadji memiliki segepok data soal dugaan mafia kasus di instansi penegak hukum, khususnya POLRI. Dan pak Susno sedang mempertimbangkan untuk mengungkapkannya…

Bagi mereka yang sudah sangat terpikat oleh lengkingan tiupan peluit sang mantan Kabareskrim, tentu yang diungkapkan beliau dan pengacaranya tersebut diatas akan diapresiasi positif tanpa bertanya-tanya lagi.

Namun bagi mereka yang belum sepenuhnya terpukau dengan lengkingan sang WHISTLEBLOWER, masih menyisakan beberapa pertanyaan!

Taktik pak Susno untuk membuka kotak pandora sedikit demi sedikit bisa dimengerti, karena mungkin beliau ragu POLRI MAU dan mampu mengungkap semuanya. Dua kasus yang telah beliau ungkap mungkin merupakan TEST CASE, untuk menentukan langkah selanjutnya, apakah akan meneruskan pengungkapan borok yang lebih busuk di tubuh POLRI, atau berhenti sampai disini saja.

Taktik tersebut di atas, juga patut diduga sebagai jaminan keamanan bagi pak Susno dari kemungkinan serangan balik pihak-pihak yang merasa terancam dengan nyanyiannya.

Namun sekarang, ketika pak Susno telah dijebloskan ke dalam penjara MAKO BRIMOB, apakah beliau benar-benar akan menunjukkan keberanian untuk mewujudkan ancamannya, atau justru akan meringkuk di pojok sel dengan tubuh gemetaran?

Tulisan ini akan saya tutup dengan pertanyaan panjang seputar data-data PPATK yang disimpan Susno Duadji. Mengapa data-data tentang dugaan adanya mafia kasus di instansi penegak hukum terutama POLRI tersebut, tidak ditindaklanjuti saat beliau menjabat sebagai KABARESKRIM? Atau diwariskan kepada penggantinya saat beliau dicopot dari jabatannya? Mengapa beliau justru menyimpannya sebagai file pribadi, dan baru diungkap keberadaan data-data tersebut saat merasa terancam?

Sebuah prasangka wajar tentang hal tersebut, adalah data-data tersebut dijadikan kartu truf untuk melindungi diri sendiri. Dan dalam perkara ini hanya ada dua alasan logis mengapa sang jendral butuh perlindungan. Pertama, beliau tak punya kesalahan tapi khawatir dipersalahkan. Kedua, beliau punya masa lalu yang hitam, sehingga perlu kartu truf untuk dinegosiasikan, jika ada yang mempersoalkan.

Lantas di antara kedua alasan tersebut, mana yang paling benar? Mengenai pertanyaan ini saya punya keyakinan, cepat atau lambat kebenaran akan terungkap!!!

Foto dokumentasi Media Indonesia

One response to “Ancaman Susno Duadji Bla… Bla… Bla…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s