Kepergian Sri Mulyani Bla… Bla… Bla…

sri mulyani-wikipediaPagi tadi, 26 mei 2010, aku melihat liputan berita tentang keberangkatan Sri Mulyani ke Washington, untuk melakoni karier barunya sebagai salah satu Managing Director WORLD BANK. Sebuah ironi, ketika beliau terlibat masalah skandal Century saat menjabat sebagai Menkeu, dan secara politik sudah dinyatakan sebagai pejabat yang bertanggung-jawab melalui pelaksanaan Hak Angket DPR, namun tetap diapresiasi positif oleh sebuah lembaga internasional dan dipercaya untuk menduduki jabatan yang bergensi.

Saya mencermati penampilannya saat diwawancarai para reporter dan mencoba menangkap kilasan rasa khawatir atau adanya tekanan pada wajahnya, tapi tak melihatnya. Apakah hal ini karena beliau mampu menyembunyikan perasaannya, atau memang beliau menganggap tak ada masalah serius yang menimpanya? Sementara publik tahu beliau sedang terlibat masalah hukum dan politik terkait Skandal Century yang sedang diproses KPK dan mendapat pengawasan dari DPR.

Mengapa mantan Menkeu itu bisa terlihat tenang dan tanpa beban saat berangkat ke USA?
Mungkin beliau terlalu yakin, bahwa kebijakan penyelamatan Bank Century sudah benar dan tepat pada saat itu, seperti yang selalu dikatakan oleh Presiden SBY, atau karena beliau tak perlu menganggap serius langkah-langkah KPK dan DPR dalam upaya mereka mengusut skandal yang sempat mencuri perhatian publik ini?

Saya bisa maklum kalau Sri Mulyani sampai berpikir seperti tersebut di atas. Faktanya, tak ada peningkatan intensitas pemeriksaan oleh KPK dan DPR paska pernyataan pengunduran dirinya sebagai Menkeu, dan diterimanya tawaran Pimpinan BANK DUNIA untuk menduduki jabatan sebagai Direktur Pengelola yang mengharuskannya tinggal di Washington DC.

Meskipun banyak pihak yang mengkhawatirkan kepergian bu Ani ke luar negeri dapat menghambat pemeriksaan terhadap beliau dan penyelesaian kasus Century, praktis KPK dan DPR tak melakukan langkah-langkah antisipasi dan upaya lebih intensif untuk memperjelas status hukum beliau, sebelum keberangkatannya ke AS.

Namun sekarang Sri Mulyani sudah pergi ke luar negeri, bukan ke luar dunia seperti gurauan pak Bibit Samad Riyanto, salah seorang pimpinan KPK, saat dimintai komentarnya tentang kepergian bu Ani ke negerinya Paman Sam. Kita hanya bisa berharap kepergian beliau tak menghambat penyelesaian kasus Skandal Bank Century seperti yang dijanjikan KPK dan DPR. Kita berharap pula, bu Sri Mulyani di sela-sela kesibukannya di WORLD BANK, tidak pernah lupa bahwa masih ada persoalan besar yang beliau tinggalkan di Jakarta, dan mutlak harus segera diselesaikan!

Foto dokumentasi Wikipedia

3 responses to “Kepergian Sri Mulyani Bla… Bla… Bla…

  1. andilala Mei 27, 2010 pukul 12:01 am

    POLITIK….Politik….POLITIK,,,,,semua itu kepentingan Politik mas…..

    Mungkin benar! Jauhkan yang diduga terlibat agar kasusnya tereleminir, atau setidak-tidaknya terhambat penyelesaiannya?

  2. deady Mei 27, 2010 pukul 4:10 pm

    lhang balioooo srii
    lhang balioooo
    mari kita percayakan masa depan keuangan Indonesia pada duet AM-AR!

  3. pakosu Mei 28, 2010 pukul 6:54 pm

    mikir diri sendiri aja sekarang susah, maka komentar aku: bla..bla…bla….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s