Solidaritas Untuk Palestina…Massa Hizbut Tahrir Indonesia Siap Jihat…Bukan Retorika?

Umat Islam boleh geram atau emosi atas ulah Israel yang menindas rakyat Palestina dengan berbagai cara keji. Namun logika harus tetap dipakai!

UNJUK EMOSI dalam aksi solidaritas, tak akan memupuskan penderitaan rakyat Palestina. UNJUK EMOSI hanya akan menjadi ajang pelampiasan kemarahan yang melegakan hati, karena kita merasa telah berbuat sesuatu untuk saudara kita di Palestina. Namun nurani kita tetap bertanya:…benarkah kita telah melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi mereka?…

Seperti aksi massa Hizbut Tahrir Indonesia di Sumatra Barat kemarin, seruan agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengirim pasukan ke Palestina, menurut saya, adalah seruan emosional belaka!Mereka, massa HTI…Ormas Islam…Tokoh Muslim, pasti tahu pengiriman pasukan ke daerah konflik untuk membantu pihak tertentu sama saja menyatakan perang dengan pihak lainnya. Mereka semua pasti tahu,
Pemerintah tidak akan melakukan keterlibatan fisik sampai sejauh itu. Bahkan negara-negara Arab yang paling keras mengecam tindakan kaum zionis sekalipun, sejauh yang saya tahu, belum pernah mengirimkan pasukannya ke Palestina untuk bersama-sama memerangi Israel.

Pengiriman pasukan RI ke Palestina hanya dimungkinkan jika dibawah payung PBB. Itupun sebatas kapasitasnya sebagai pasukan penjaga perdamaian, seperti yang pernah dikirim ke Libanon, paska bentrok bersenjata antara tentara Israel dan Gerilyawan Hisbullah yang bermukim di Libanon.

Yang dapat didesakkan kepada Pemerintah RI untuk segera dilakukan paling jauh, adalah agar pemerintah menggunakan kekuatan diplomatiknya semaksimal mungkin untuk membantu Palestina dan menekan Israel, melalui forum-forum bilateral, regional serta internasional. Sayangnya sejauh ini, saya dan pastinya juga anda, masih meragukan keinginan dan kemampuan Pemerintahan SBY, untuk dapat melakukan peran diplomatik yang lebih besar.

Di lain pihak seruan JIHAD FISIK ke Palestina, yang sering diserukan massa HTI dan Ormas Islam lainya, menurut saya, maaf, hanya RETORIKA belaka. Semakin jelas jika merika meminta Pemerintah untuk memfasilitasi keberangkatan mereka. Suatu hal yang sejauh ini, atas berbagai pertimbangan, mustahil dilakukan Pemerintah secara terbuka, kecuali untuk misi-misi kemanusiaan yang TIDAK BERESIKO.

Jika massa HTI dan Ormas Islam lain benar-benar siap dan ingin berJIHAD FISIK, baik dalam misi kemanusian yang beresiko atau bahkan misi bersenjata ke Palestina, tirulah apa yang dilakukan saudara mereka yang berangkat ke wilayah konflik di Afghanistan dan para relawan misi kemanusiaan yang baru-baru ini disergap tentara Israel.

TANPA GEMBAR-GEMBOR MEREKA TELAH ADA DI SANA!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s