Masalahnya Pada Andi Nurpati…Demokrat Tak Jauh Beda Dengan Parpol Lain

foto detikcomSUARABANGET.COM – Meskipun tidak etis atau melanggar aturan, sebenarnya wajar saja jika Anas Urbaningrum meminang Andi Nurpati, yang kini masih aktif sebagai anggota KPU, menjadi salah satu Ketua di Partai Demokrat. Apa sih hal tidak etis dan melanggar aturan yang tidak mungkin dapat dilakukan oleh politisi atau parpol, sepanjang hal tersebut menguntungkan? Money politik yang sekarang merupakan tindak pidana, malah membuat mereka makin kreatif melakukannya…

Saya juga percaya atas kebenaran dugaan beberapa pengamat, politikus dan parpol, yang menyatakan bahwa perekrutan Andi Nurpati oleh PD, merupakan balas budi atas jasa beliau selama menjadi anggota KPU. Hal tersebut benar jika saya menganggap pengurus PD adalah orang-orang bodoh. Jika mereka pintar bukankah lebih menguntungkan kalau PD terus MENANAM Andi Nurpati di KPU, sebagai seorang partisan sampai akhir jabatannya? baru setelah itu memberikan balas jasa yang sepadan. Bukankah sampai diumumkannya perekrutan beliau, tak ada yang tahu keterkaitan beliau dengan PD? Itu kalau memang benar-benar ada!

Saya kok lebih suka memandang permasalahan dari sudut kepentingan Andi Nurpati. Toh sekeras apapun para politikus dan parpol mengkritik langkah PD, tak menjamin bahwa mereka tidak akan melakukan hal yang sama atau identik, jika ada kesempatan dan keuntungan di depan mata.

Konon sebelum PD, pernah ada parpol besar yang mendekati Andi Nurpati agar mau bergabung dengannya. Kalau akhirnya lebih memilih menerima tawaran Demokrat, hak beliau untuk memutuskan, karena beliau juga bisa menolak tawaran tersebut.

Namun sayang hak tersebut diatas tidak dilakukan secara profesional dan etis. Malah terkesan ibu Andi Nurpati ini seorang opurtunis. Seperti yang sering dikatakan, beliau baru akan mengundurkan diri sebagai anggota KPU setelah mendapatkan SK pengangkatan dari PD. Sikap yang sangat memalukan dari seorang Komisioner KPU yang seharusnya profesional dan mempunyai integritas tinggi.

Benar sekali jika BAWASLU mendorong agar KPU segera menggelar sidang kode etik untuk MEMECAT Andi Nurpati dengan tidak horat sebagai anggota KPU sebelum beliau benar-benar mengajukan pengunduran diri. Jika terlaksana, pemecatan ini, akan menjadi cacat profesi yang harus ditanggung bu Andi seumur hidup.

PD pun harus memilih: terus merekrutnya atau mencampakkannya!

Foto dokumentasi detikcom.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s