Penganiayaan Terhadap Aktivis ICW…Jangan Mengkait-kaitkan Terlalu Jauh Jika Tak Ada Bukti

SUARABANGET.COM. Addhie Massardie, seorang pegiat Gerakan Indonesia Bersih atau GIB, menyatakan: “Penganiayaan terhadap seorang aktivis ICW, Tama S. Langkun, adalah disain besar untuk mendelegitimasi iklim demokrasi… merupakan TEST CASE PEMERINTAH untuk melihat respon para aktivis demokrasi… apakah kekuatan civil society akan melawan atau tidak…kalau tidak, maka era reformasi akan balik lagi ke era Orde Baru.”

Menurut saya, pernyataan mantan penasehat Presiden Abdurrahman Wahid tersebut merupakan lompatan pemikiran yang tidak didasari upaya penalaran yang benar. Terkesan mengada-ada dan memaksakan diri untuk mengkait-kaitkan peristiwa penganiayaan tersebut dengan pemerintah.

Ancaman untuk membawa persoalan tersebut ke ranah internasional, jika dalam 1 bulan polisi tak mampu mengungkap pelaku dan dalang penganiayaan terhadap aktivis ICW tersebut justru membuat saya bertanya-tanya tentang motivasi sebenarnya dari tindakan beliau.

Namun bukan berarti saya menyimpulkan hal yang dikemukakan aktivis GIB tersebut tidak mungkin terjadi. Kemungkinan tersebut tetap ada, tapi menurut saya kecil peluangnya. Kecuali kita menganggap pemerintah sekarang adalah sekumpulan orang-orang bodoh!

Tanpa melakukan TEST CASE semacam itu, hanya dengan melihat dinamika masyarakat dalam merespon kebijaksanaan-kebijaksanaan pemerintah dan kasus-kasus besar yang ditangani DPR dan institusi penegak hukum atau lembaga lainnya, pemerintah pasti yakin gerakan civil society itu selalu ada dan berani melakukan perlawanan!

Dalam mengungkap kasus penganiayaan terhadap aktivis ICW dari Divisi Investigasi ini, hendaknya jangan terlalu cepat MENGKAIT-KAITKAN KE ATAS, kecuali dalam perjalanan kasusnya ditemukan bukti-bukti valid yang dapat dipertanggung-jawabkan secara hukum.

Menurut bahasa hukumnya, pengungkapan kasus harus dimulai dari TKP dan fakta-fakta serta bukti-bukti awal yang ditemukan. Dalam perkara ini, faktanya adalah ada seorang aktivis ICW yang sedang menyelidiki atau berusaha mengungkap berbagai kasus, termasuk kasus REKENING GENDHUT PERWIRA POLISI, yang dianiaya oleh segerombolan orang yang belum jelas identitasnya.

Dari sini kasusnya berawal, selanjutnya… Semoga tak ada pembelokan-pembelokan!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s