Setuju SATPOL PP Dibekali Senjata Api, Jika…

gambar wikipediaSUARABANGET.COM. OK! SATPOL PP boleh dipersenjatai dengan senjata api atau senpi. Bukan hanya para komandannya, tetapi semua anggotanya. Pertanyaannya, adalah apakah mereka akan dan berani menggunakannya? Apakah mereka akan menembaki orang-orang yang melakukan perlawanan saat dilakukan penertiban? Kalau tidak, mereka tidak memerlukan senpi!

Bercermin pada kasus KOJA, dan juga kasus-kasus lain, dalam situasi tertentu massa yang sudah kalap tak dapat dihentikan dengan letupan senpi. Bahkan jika sampai jatuh korban di pihak mereka, massa akan menjadi bertambah kalap dan semakin susah dikendalikan.

Yang lebih diperlukan SATPOL PP sekarang ini bukanlah senjata, melainkan perubahan prosedur baku sistem operasinya dan reorientasi mental dan etos kerja para anggotanya.

Sudah saatnya SATPOL PP lebih mengedepankan cara-cara persuasif untuk melakukan penertiban. Bukan cara-cara kasar yang yang berpotensi menimbulan bentrok fisik dengan masyarakat.

Terus terang saya sangat khawatir, kasus bentrok SATPOL PP dengan masyarakat di KOJA saat penertiban makam mbah Priok, yang menimbulan korban jiwa dan luka serta kerugian materiel milyaran rupiah, ketika anggota SATPOL PP dibuat kocar-kacir serta menjadi bulan-bulanan massa yang kalap, telah dijadikan tonggak perlawanan masyarakat terhadap SATPOL PP! Bahwa SATPOL PP dapat dilawan dan dikalahkan!

Jadi sekali lagi saya tekankan agar para anggota SATPOL PP bertanya pada diri sendiri, apakah mereka bisa menembak massa yang melawan saat penertiban, seperti polisi yang menembak para kriminal yang melawan saat mau ditangkap? Jika jawabannya negatif, berarti mereka tidak membutuhkan senpi.

Jika memang memerlukan perlindungan fisik saat melakukan penertiban, mengapa berkoordinasi yang lebih baik dengan POLRI?

Gambar dokumentasi wikipedia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s