Mengusut Rekening Mencurigakan Perwiranya…POLRI Berpikir Kurang Cerdas Jika Mengabaikan Tim Independent Dan Auditor Eksternal

foto okezoneSUARABANGET.COM: Mestinya Kadiv Humas POLRI Irjen Pol. Edward Aritonang tak perlu bertanya: “Mengapa masyarakat dan para aktivis lebih mempersoalkan rekening tak wajar 23 petinggi POLRI, sementara PPATK secara keseluruhan melaporkan adanya 1100 rekening mencurigakan?”

Namun menurut saya, maaf, pertanyaan tersebut di atas adalah pertanyaan kurang cerdas dari seseorang yang seharusnya berpikiran cerdas dan berwawasan luas.

Memang secara kuantitatif, dan mungkin juga secara kualitatif, jumlah rekening mencurigakan milik para petinggi POLRI tersebut kurang signifikan, hanya kurang lebih 2 persen, jika dibandingkan keseluruhan rekening tak wajar yang dilaporkan PPATK untuk ditindak-lanjuti POLRI. Namun saya pikir banyak pihak yang sependapat, bahwa jumlah tersebut masih terlalu besar jika terjadi pada institusi hukum yang diberi wewenang oleh Undang-undang untuk mengusut masalah ini.

Apalagi jika penyelidikan internal POLRI tidak dapat meyakinkan masyarakat, atas kesungguhan dan kejujuran POLRI dalam mengusut ke 23 rekening tak wajar para jendralnya. Seperti yang terjadi sekarang ini, ketika citra polisi sedang terpuruk akibat terbongkarnya skandal mafia hukum Gayus cs yang melibatkan beberapa oknum dalam. Meskipun bebera perwira menengah yang diduga terlibat telah ditetapkan menjadi tersangka dan sedang menjalani proses hukum, namun belum jelasnya penanganan terhadap dua jendralnya, yang menurut Komjen Susno Duadji juga terlibat, membuat masyarakat tetap ragu POLRI dapat mengusut tuntas kasus-kasus yang melibatkan perwira tingginya.

Ironisnya, di tengah-tengah keraguan masyarakat atas profesionalisme POLRI dalam mengusut kasus-kasus yang diduga melibatkan orang dalam, terutama para jendralnya, muncul pernyataan dari Kadiv Humas dan petinggi POLRI lain, bahwa tidak diperlukan Tim Independen dan Auditor Eksternal untuk mengusut rekening tak wajar ke-23 petingginya.

Jika KAPOLRI dan para perwira tinginya cukup cerdas, arif dan peka, di tengah-tengah minimnya kepercayaan publik terhadap mereka, seharusnya sejak awal pengusutan kasus rekening ke 23 jendralnya itu dilakukan dengan melibatkan Tim Independent dan Auditor Eksternal. Atau secara legawa menyerahkan mereka kepada KPK!

Terbukti hasil Penyelidikan internal polisi atas kasus tersebut di atas, yang telah diumumkan beberapa hari lalu, direspon negatif oleh masyarakat dan para aktivis

Sekali lagi, bersembunyi di balik pernyataan bahwa tidak ada Undang-undang yang mengharuskan POLRI untuk membentuk Tim Independent dan minta bantuan Auditor Eksternal dalam perkara tersebut diatas, merupakan tindakan kurang cerdas. Hal ini justru menimbulkan prasangka buruk dari masyarakat atas keseriusan POLRI dalam mengusut kasus rekening tak wajar para jendralnya, dan kasus-kasus lain yang melibatkan orang dalam.

Jangan-jangan memang ada apa-apanya… Jangan-jangan memang ada yang tak beres…

Foto dokumentasi OKEZONE

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s