Pertaruhan Polisi Dalam Memperkarakan Abu Bakar Baasyir

SUARABANGET.COM. Boleh jadi, bungkamnya ustadz Abu Bakar Baasyir untuk menjawab pertanyaan penyidik dalam beberapa kali acara pemeriksaan, merupakan taktik atau bentuk perlawanan hukum. Hal ini memang dimungkinkan oleh KUHAP, dan telah dipraktekkan beberapa orang tersangka dengan beragam variasi dan alasan.

Meskipun beliau selalu menyatakan hanya akan menjawab pertanyaan kelak di pengadilan, namun tetap saja tak ada jaminan bahwa Amir Jamaah Ansharut Tauhid tersebut akan melakukannya. Alasan klasik yang kemungkinan akan beliau kemukakan, adalah beliau tak akan tunduk pada sistem hukum negara kafir atau negara yang tunduk pada kemauan orang-orang atau negara kafir.

Kalau hal tersebut benar-benar terjadi, maka hakim hanya mempunyai satu pertimbangan dalam memutuskan kasus dugaan keterlibatan ustadz ABB pada aksi terorisme dan pendanaan pelatihan militer ilegal di Aceh. Yaitu bukti-bukti material dan pengakuan beberapa saksi yang diajukan penyidik.

Sebuah tindakan bodoh, bahkan sangat bodoh, jika polisi berani maju ke pengadilan dengan bukti-bukti lemah yang mudah dimentahkan oleh Baasyir dan TPM yang membelanya. Bercermin pada peristiwa pengadilan Baasyir pasca BOM BALI, kita memang layak khawatir. Namun saya mencoba berbaik sangka terhadap upaya polisi kali ini. Masa iya polisi berani memperkarakan untuk kedua kalinya, seorang ustadz kharismatik yang memiliki ratusan atau mungkin ribuan murid atau simpatisan fanatik yang rela mati untuknya, jika tidak mempunyai bukti valid yang tak terbantahkan?

Tentang ustadz Abu Bakar Baasyir sendiri saya berpendapat, mungkin benar beliau tidak terlibat aksi terorisme dan kegiatan pelatihan militer ilegal di Aceh. Namun saya juga tidak akan merasa heran atau terkejut jika di pengadilan besok atau kelak di kemudian hari, terbukti beliau terlibat dalam berbagai aksi terorisme di Indonesia, seperti yang dituduhkan polisi!

Kita tunggu saja proses pengadilan terhadap ustadz ABB.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s