Komisi III DPR Harus Bijaksana Menanggapi Laporan FPI Dan FUI

foto kompas

SUARABANGET.COM|Komisi III DPR memang wajib mendengar keluhan dari masyarakat, namun tak harus selalu menindaklanjuti dengan membentuk PANJA. Harus dipilah-pilah kasus mana yang layak ditindak lanjuti dengan pembentukan PANJA, dan kasus mana yang tidak.

Pembentukan PANJA seharusnya tidak bersifat kasuistik, dan menyangkut kepentingan individu, kelompok atau golongan tertentu. Bukan berarti kasus-kasus semacam ini harus diabaikan. Karena dari beberapa kasus tersebut mungkin dapat ditarik benang merahnya, yang boleh jadi merupakan sebuah kasus besar yang mempengaruhi kepentingan dan hajat hidup orang banyak.

Atas hal tersebut di atas, menanggapi laporan FPI dan FUI tentang dugaan kesewenang-wenangan DENSUS 88 terkait penangkapan Abu Bakar Baasyir dan perlakuan terhadap para tersangka teroris, Komisi III DPR jangan buru-buru membentuk PANJA.

Apalagi ini baru laporan sepihak. Anggota Komisi mesti mengklarifikasi tuduhan FPI dan FUI dengan meminta keterangan dari POLRI dan DENSUS 88.

Komisi III DPR juga harus menelaah apa motivasi FPI dan FUI melaporkan hal ini. Karena sejauh menyangkut prosedur hukum sudah ada mekanisme hukumyang dapat ditempuh tersangka jika merasa diperlakukan tidak adil. Sejauh yang saya ketahui, Baasyir dan tim pengacaranya belum memanfaatkannya.

Sekali lagi dalam permasalahan ini, Komisi III DPR jangan sampai bertindak gegabah. Masalah terorisme di Indonesia adalah sebuah kenyataan. Bom Bali 1 dan 2, bom di Kedubes Australia, bom JW Marriot 1, bom JW Marriot 2 dan Ritz Carlton, dan beberapa rencana aksi yang gagal dilaksanakan.

Ketidak arifan Komisi III dalam menanggapi laporan FPI dan FUI dapat bersifat kontraproduktif terhadap upaya POLRI dan DENSUS 88 dalam menangani aksi terorisme yang merupakan ancaman nyata.

Lepas dari itu POLRI, terutama DENSUS 88 harus mawas diri dan menerima masukan masyarakat untuk memperbaiki prosedur tetap penanganan terorisme yang lebih manusiawi namun tetap efektif! Dan tentang adanya tuduhan rekayasa kasus, POLRI dan DENSUS 88 harus segera mengklarifikasi.

Foto dicopy dari http://www.kompas.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s