Rekan Seperjuangan Atau Sekedar Alat Yang Dikorbankan

foto detikcom

Peti berisi kepala dan tangan pelaku bom Bali 2-foto detikcom

Belum dapat dipastikan apakah bom yang meledak di jln Bumi Artha, Duren Sawit, Jakarta Timur adalah bom bunuh diri atau bukan. Namun dilihat dari modusnya yang nyleneh, diduga pelaku bermotif pribadi dan tak terkait dengan kelompok teroris terdahulu.

Terkait dengan BOM BUNUH DIRI, saya jadi teringat para pelaku bom Mariot dan Ritz Carlton, yang terbilang masih remaja. Tiba-tiba timbul pertanyaan penting: SEDEMIKIAN BERHARGAKAH PARA PELAKU BOM BUNUH DIRI DI MATA PARA AKTOR INTELEKTUAL?

Terkesan bahwa para pelaku bom bunuh diri, bagi pemimpin dan anggota inti teroris, hanya dianggap sebagai ALAT YANG DIKORBANKAN, sama seperti bom yang ada diledakkannya. Karena untuk aksi berikutnya mereka dapat merakit kembali bom, dan mencari orang lain untuk diindoktrinasi dan dimanipulasi pikirannya agar mau lebur bersama bom yang diledakkan. Sekaligus menghilangkan ujung rantai yang dapat mengarah ke para aktor intelektual, pemimpin dan anggota inti para peneror itu.

Menurut pemikiran saya, jika para pelaku bom bunuh diri tersebut mereka anggap sebagai REKAN SEPERJUANGAN yang berharga, dalam rancangan aksi pengeboman seharusnya dipikirkan pula cara-cara penyelamatan para pengantin tersebut, agar dapat kembali berperan pada aksi berikutnya. Tidak seperti barang sekali pakai, diambil manfaatnya lalu dimusnahkan.

Jangan-jangan setelah berakhirnya pengeboman, saat merayakan keberhasilan rancangan aksi mereka, para aktor intelektual, pemimpin dan anggota inti peneror tersebut mentertawakan kebodohan para pelaku bom bunuh diri tersebut. Dan mereka sangat puas karena yakin tak akan pernah kekurangan stok manusia seperti itu. Tinggal comot, persiapkan, korbankan dan mereka dapat berpuas diri merayakan kepintaran mereka.

Namun hal tersebut di atas hanya sekedar pemikiran yang hanya berdasarkan asumsi-asumsi. Karena dunia terorisme lebih rumit dan kompleks dari apa yang saya, kamu dan kita kira.

t

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s