Jurus Berkelit Yusril Jilid 2?

foto

Yusril Ihza Mahendra-foto kompas.com

Ibarat dalam sebuah permainan, sepertinya Yusril Ihza Mahendra ingin menang pada kesempatan pertama. Segala upaya beliau lakukan untuk menghindar dari pengadilan, karena maju ke pengadilan mungkin beliau anggap sebagai sebuah kekalahan yang sangat memalukan, dan menyinggung harga dirinyanya sebagai seorang profesor hukum tata negara dan mantan Menteri .

Tak heran ketika permintaanya untuk menghadirkan Presiden SBY, Megawati, JK dan Kwik Kian Gie, sebagai saksi yang meringankan ditolak Kejaksaan, beliau meradang.

Sebagai seorang pakar hukum, nampaknya beliau melihat celah untuk kepentingannya, sehingga pada tanggal 18 oktober 2010, beliau mengajukan uji penafsiran pasal 65 dan 116 ayat 3 dan 4, kepada MK.

Tentu saja hak beliau, dan semua warga negara, untuk mengajukan uji materi atau penafsiran terhadap UNDANG-UNDANG. Namun banyaknya gugatan terhadap UNDANG-UNDANG, yang hanya berdasarkan kepentingan pribadi seseorang yang sedang berperkara, merupakan preseden buruk bagi dunia hukum di Indonesia.

Dalam hal ini, kita hanya dapat berharap agar dalam memutuskan perkara yang diajukan kepadanya, MK harus benar-benar mengutamakan kepentingan yang lebih besar dan rentang waktu yang lebih luas.

Dan harapan kita, gugatan uji penafsiran ini bukan semata-mata jurus kedua bagi Yusril, untuk menghindar dari masalah hukum yang menjeratnya.

Atau jangan-jangan posisi Yusril dalam kasus SISMINBAKUM tak sekuat yang selalu beliau gembor-gemborkan?

2 responses to “Jurus Berkelit Yusril Jilid 2?

  1. ramlannarie Oktober 21, 2010 pukul 12:50 am

    salam kenal,,, kunjungan balik ditunggu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s